Pertumbuhan
ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara
berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu.
Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas
produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan
nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan
pembangunan ekonomi.
Apakah dengan
pertumbuhan ekonomi yang tinggi, suatu Negara dapat dikatakan makmur?
Menurut saya,
pertumbuhan ekonomi yang tinggi pada suatu Negara dapat membuat Negara itu
makmur. Karena, jika pertumbuhan ekonominya sudah baik, maka perkembangan atau
pembangunan ekonomi pada Negara itu sendiri akan semakin membaik. . Sudut
pandang terhadap pertumbuhan ekonomi ini ialah kenaikan kapasitas perekonomian
yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Tidak hanya itu,
ketika pertumbuhan ekonomi sudah tinggi, maka masyarakat pun akan hidup dengan
makmur. Tidak ada lagi adanya orang yang kesusahan karena pendapatan nasionanya
yang kecil.
Apakah dari
pernyataan diatas menjadi terciptanya kemakmuran pada penduduknya?
Tentu saja iya.
Ketika pendapatan nasional per orangnya semakin baik maka akan semakin baik
pula kehidupannya. Kemakmuran ditunjukan dengan adanya kekayaan atau harta yang
cukup. Ketika seseorang sudah merasa cukup, maka kmakmuran sudah didapat.
Factor-faktor
pertumbuhan ekonomi:
Faktor Sumber Daya Manusia
Sama
halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh
SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan,
cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauh mana sumber daya
manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk
melaksanakan proses pembangunan dengan membangun infrastruktur di
daerah-daerah.
Faktor Sumber Daya Alam
Sebagian
besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan
proses pembangunannya. Namun, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan
proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya
manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam
yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan
hasil hutan dan kekayaan laut.
Faktor Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi
Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan
proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan
manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi,
kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan
dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.
Faktor Budaya
Faktor
budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang
dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses
pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat
mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur,
ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan
diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.
Sumber Daya Modal
Sumber
daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas
IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi
perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga
dapat meningkatkan produktivitas
Kewirausahaan (Entrepreneurship)
Para pengusaha memiliki perkiraan yang matang bahwa input
yang dikombinasikan akan menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan
masyarakat atau menjadi bararang yang akan dibutuhkan masyarakat. Kemampuan
mengombinasikan input dapat disebut sebagai kemampuan inovasi. Sejarah mencatat
bahwa kemampuatun inovasi tidak selalu dikaitkan dengan teknologi tinggi.
Contohnya, produk coca cola, salah satu minuman ringan terlaris di dunia
dihasilkan oleh wirausaha Amerika Serikat.
Sifat-sifat pertumbuhan Negara:
Suatu Proses
Pembangunan ekonomi
merupakan suatu proses, artinya bahwa pembangunan ekonomi itu berlangsung
secara terus menerus, bukan merupakan kegiatan yang sifatnya sementara atau
insidental.
Usaha untuk
meningkatkan pendapatan per kapita
Suatu negara
dikatakan terjadi pertumbuhan ekonomi, jika terjadi kenaikan dalam pendapatan
per kapita. Karena kenaikan pendapatan per kapita tersebut merupakan cermin
terjadinya kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Kenaikan pendapatan
per kapita berlangsung dalam jangka panjang
Pendapatan per
kapita, secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun. Akan tetapi, bukan
berarti bahwa pendapatan per kapita harus mengalami kenaikan terus menerus,
pada suatu waktu tertentu dapat turun, namun turunnya tidak terlalu besar.
Kenaikan pendapatan
per kapita diikuti dengan terjadinya perubahan teknologi dan atau kelembagaan
Suatu negara
dikatakan terjadi pertumbuhan ekonomi, bukan saja berarti peningkatan
pendapatan per kapita, namun kenaikan pendapatan per kapita yang diikuti pula
dengan terjadinya perubahan teknologi. Misalnya di sektor pertanian, yang
dulunya pengolahan lahan menggunakan tenaga hewan untuk membajak sawah diganti
dengan menggunakan traktor.
Sumber:






0 komentar:
Posting Komentar